Perjalanannya menemukanmu tak pernah sesulit ini
bahkan ia tak pernah menyangka bisa sampai ke tahap yang sebelumnya tidak pernah ia yakini.
Kemarin ia bercerita,
ia pernah menujumu dengan tergesa-gesa
namun bukan kau yang didapatkan, lebih besar dari itu.
Penolakan!
Ia kau anggap berlebihan,
terlalu menunjukkan ketertarikan,
dan semua anggapan-anggapan yang berterbangan di kepalamu.
Belajarnya ia setiap hari dengan hati yang berhati-hati
Dilatih,
dididik,
ditempa,
hingga tumbuh menjadi kuat.
Kali ini, bercerita ia dengan antusias
menujumu haruslah perlahan-lahan, katanya.
Perlahan menyelami kisahmu, perlahan meramu gerakmu hingga dengan perlahan
kau pun jatuh di pelukannya.
Perjuangannya memperjuangkanmu tidak pernah ia hitung
Keinginannya sangatlah sederhana,
melihatmu tersenyum dan memastikan keadaanmu baik-baik saja.
Itulah sepenggal kisah tentang laki-laki yang menunggumu
di tempat yang tidak pernah kau hampiri.
Tapi dengan senang hati memasang badan ketika kau tersakiti :)