Laman

Kamis, 28 Juli 2016

Kalah (2)

Ditinggalkanmu..
Jadi bagian yang paling diingat
Untuk kemudian tahu diri
Melangkah
Dan pergi


----------

Pada akhirnya aku memang harus kalah
Kau telah dipersiapkan untuk seseorang
Yang lebih baik dari aku

Dulu, kau telah berkelana kesana kemari
Hinggap disana sini
Bermain di banyak hati
Sampai kau sadar, kau harus memperbaiki

Dulu juga, kau suka berulah
Tidak tahu aturan
Laki-laki nakal di masanya
Sampai kau sadar, kau tak perlu mengulangi

Kali ini, aku sudah harus kalah
Aku gagal menjadi pelabuhan terakhir
Aku masih menjadi bandara
Yang dijadikan tempat singgah

Malam ini, aku kalah
Oleh mimpi yang kubuat sendiri

Dan satu-satunya yang membuat aku menang
Hanya doa pada Tuhan tentangmu
Yang kupanjatkan sembari mengangkat tangan sejajar dada
Kadang diiringi air mata haru
Bersungguh-sungguh penuh harap
Atau berusaha untuk ikhlas

Aku kalah..


----------

Malam hari, seraya menghargai sepi :)

Rabu, 27 Juli 2016

Kalah (1)

Detik ini aku sadar bahwa aku kalah
Ketika membiarkanmu pergi tanpa aku tahan-tahan
Melihatmu berbalik
Berjalan tanpa henti
Seolah memang pasti

Aku mengaku bahwa aku kalah lagi
Ketika membiarkanmu berlalu tanpa aku kejar
Melihatmu menjauh
Berlari melawan perih
Dengan tubuh ringkih

Aku mengaku bahwa lagi-lagi aku kalah
Ketika membiarkanmu hilang tanpa aku cari
Menjadi samar
Sampai aku sadar
Kau jadi tak terdefinisi

Aku mengaku bahwa aku akan tetap kalah
Bagaimanapun akan selalu kalah
Oleh perasaanku yang selalu membiarkanmu


----------
Bandung, sambil mendengar lagu Rio Febrian - Maafkan

Maaf..
Maafkan diriku
Yang telah membuat
Hatimu terluka
Hanya kau cintaku
Kutak pernah pikir
Untuk pergi darimu
Walau hanya sekejap saja

Sabtu, 16 Juli 2016

Hari Sabtu

Kita pernah berdialog. Kira-kira begini...




* : Aku selalu suka Hari Sabtu
** : Pasti karena aku pulang yah?
* : Iya :)
** : Tapi akukan gak setiap minggu pulang
* : Yang penting aku bisa tau kegiatan kamu di hari itu :)
** : Ahhhh.. jadi kangen


Begitu..


Aku tetap menunggu Hari Sabtu, namun sekarang berbeda. Untuk bertemu sahabatku. Bukan lagi kamu :)